January 29, 2020

Musabaqah Lughawiyah wa Fanniyah 2020


Tiga MC Berbahasa Arab dan Inggris, pada pembukaan Musabaqah Lughawiyah wa Fanniyah 2020

Sebagai sebuah pondok yang memiliki misi pembelajaran bahasa asing, Darul Iman memiliki sejumlah program dalam rangka peningkatan kemampuan kebahasaan para santri. Salah satunya adalah agenda tahunan bernama Musabaqah Lughawiyah wa Fanniyah.

Musabaqah Lughawiyah wa Fanniyah tahun 2020 berlangsung sejak 23 Januari hingga 29 Januari 2020 lalu. Diikuti oleh seluruh santri yang dikelompokkan dalam beberapa grup.

Pada arena musabaqah yang berlangsung selama 6 hari ini, para santri menunjukkan kemampuan berbahasa mereka melalui sejumlah perlombaan. Di antaranya lomba pidato, lomba menyanyi (pop singer), puisi, drama / teater, juga sejumlah games menarik. Tentu saja semua menggunakan dua bahasa : Arab dan Inggris.

"Bahasa adalah kunci dunia. Kami di Darul Iman mendorong para santri untuk mampu berbahasa asing", tutur ust Dr H Dede Ahmad Permana, pimpinan pondok.

Labels:

January 05, 2020

Pelatihan Aku Cinta Quran


Banyak metode dikenalkan para ahli dalam menghafal Alquran. Salah satunya adalah menghafal Alquran melalui metode isyarat gerakan tangan.
Metode ini diperkenalkan oleh ustzh Sa'diyah Lanre, dari Sulawesi. Ia menamai metode ini dengan ACQ, Aku Cinta Quran. Target utama metode ini adalah anak usia 3-12 tahun dan 12-18 tahun. Dengan isyarat tangan, seseorang dengan mudah memahami dan menghafal huruf hijaiyah, tajwid beserta makhrajnya.
Metode ACQ telah terdaftar di Kemenhumkam sejak 2009 dengan penemu atas nama Sa'diyah Lanre. Sejak 2006, Sa'diyah keliling Indonesia untuk mengisi pelatihan-pelatihan ACQ.
Hari Minggu-Selasa (18-20 Agustus 2019 lalu), usth Sa'diyah membagikan ilmunya ke para santri Darul Iman.
Pada hari pertama pelatihan, ia menjelaskan apa dan bagaimana sejarah metode ini. Para santri nampak antusias menyimak pemaparannya, terlebih saat usth Sa'diyah mulai mempraktekkan gerakan atau isyarat saat menyebutkan huruf-huruf hijaiyah.
Setelah pengenalan dasar, usth Sa'diyah mengajarkan do'a do'a. Di antara doa yg dilafalkan berikut dengan gerakannya : doa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sangun tidur, doa masuk dan keluar WC, doa masuk dan keluar masjid, doa masuk dan keluar rumah, do'a mhn kebaikan dunia akhirat dan sebagainya. Sebanyak 14 doa dihafalkan oleh peserta dengan memahami maknanya melalui isyarat anggota tubuh.
Hari kedua, peserta melafalkan surat alfatihah, alikhlas, doa khatam quran, dan 10 doa. Karena peserta sudah mengetahui gerakan dasar utk memahami kata per kata, mereka bisa dengan sendirinya melafalkan surat pendek lain atau doa - doa yg belum diajarkan, tanpa diberi contoh oleh pemateri.
Guna memudahkan praktik secara mandiri, peserta mendapatkan 1 buku panduan dan CD.

Labels:

Perkemahan Tahunan Santri Darul Iman


Perkemahan tahunan para santri Darul Iman, 14-17 Oktober 2019, di Taman Hutan Raya (Tahura) Carita, Pandeglang, alhamdulillah berlangsung lancar. Semua santri kini telah kembali ke pondok.




Pada sambutan penutupan, Kamis lalu, pimpinan pondok Ust Dr H. Dede Ahmad Permana meminta para santri dapat mengaplikasikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, dalam kehidupan keseharian. "Semua sejalan dengan ajaran Islam", tuturnya.




Pramuka adalah salah satu kegiatan eskul unggulan di Darul Iman. Pada HUT Pramuka tk Kabupaten Pandeglang di alun-alun Pandeglang 14 Agustus 2019 lalu, sejumlah keterampilan kepramukaan para santri Darul Iman ditampilkan.
Salam Pramuka

Labels:

Bincang Literasi dan Berbagi Motivasi

Pada hari Jumat hingga Minggu (01-03 Nopember 2019) lalu, para santri mengikuti acara Bincang Literasi dan Berbagi Motivasi. Dua penulis berbakat dari ibukota, hadir sebagai nara sumber. Mereka adalah Elita Duatnofa dan Mirna Basthami.
Acara ini dikemas dalam beberapa bentuk : bedah buku, sharing motivasi tentang menggali potensi diri dan diskusi tema remaja Islami.
Budaya literasi penting dibangun di kalangan santri. Literasi bisa menjadi salah satu metode dakwah yang sesuai untuk zaman modern ini. Salam dari Darul Iman

Labels: